MASIGNALPHA101

Komunitas Blogger Purworejo

Komunitas Blogger Purworejo
Nov 16, 2018
Komunitas blog mungkin tidak lagi seprestise masa lalu, utamanya di Indonesia. Dulu ada banyak komunitas-komunitas blog yang berjejaring. Ketemuan rutin dan bikin acara bareng yang kebanyakan adalah tentang dunia kepenulisan dan membangun jejaring.

Saya sendiri sampai saat ini belum terafiliasi dengan komunitas blogger manapun. Karena saya sendiri adalah blogger yang masih seumur jagung (entah umur jagung berapa). wkwkwkwk

Berbagai macam blog pernah saya gunakan, mulai dari Blogspot, Wordpress dan sekarang Mufidul Chikam. Perubahan atau lebih tepatnya pindah rumah dari platform ke platform sebenarnya terjadi secara natural. Evolusi platform yang masing-masing berkembang membuat ada banyak perubahan ekosistem.

Katakanlah blogspot, yang dulu terbilang mudah dipahami oleh pengguna di Indonesia kerap dijadikan media menulis bagi pemula. Entah itu ditingkat anak sekolah ataupun sekadar hobyst. Kemudian blogspot tidak banyak dikembangkan oleh Google dan banyak penggunanya lupa kalau punya blogspot. Pada saat mereka ingin menulis, akhirnya mereka membuka blog baru di platform baru. Googling, research sejenak.

Menulis dan blogging di Blogger sejujurnya adalah hal yang paling mudah dilakukan siapapun. Tapi ternyata banyak yang menilai platform Blogger sangat sulit untuk mengembangkan basis pembaca. Kenapa? karena memang bukan ditujukan sebagai wadah untuk penulis dan pembaca.

Sampai saat ini Blogger adalah platform termudah untuk membuka sebuah website. Mayoritas website di dunia saat ini menggunakan engine Blogger untuk mengelola konten. Namun rasanya, masalah mendasar dari dunia kepenulisan adalah bukan tentang teknis website yang sophisticated, keren atau bahkan simpel abis. Tapi lebih tentang bagaimana tulisan-tulisan penggunanya mudah ditemukan oleh pembacanya. Itulah kemudian Mufidul Chikam mendirikan Komunitas Blogger Purworejo.

Komunitas Blogger Purworejo yang didirikan Mufidul Chikam juga sejatinya memiliki semangat untuk memperbaiki Internet, yang dipandangnya sudah menjadi jejaring yang sangat tidak sehat. Pembuat konten tidak dibayar dengan layak, situs-situs scam dan lain sebagainya. Lewat Komunitas dirinya sangat ingin untuk memberikan konten berkualitas dan bermanfaat yang bisa menjadi konsumsi bagi banyak orang.

Saya termasuk orang yang sudah menemukan Komunitas Blogger Purworejo sejak awal kemunculannya. Namun saat itu saya masih setia dengan situs catatan pribadi saya di Blogger. Sehingga ketertarikan saya pada Komunitas belum tumbuh. Selain itu, di masa awalnya, penulis berkualitas di Komunitas Blogger Purworejo sangat sedikit jumlahnya. Kalaupun ada, kebanyakan adalah berbahasa Inggris.

Blogger mulai saya tinggalkan mulanya adalah karena saya tidak lagi banyak membuat catatan pribadi. Dan mulai beralih berusaha menulis sesuatu yang lebih bermanfaat untuk pembaca. Pada saat itulah saya merasa Blogger sangat sulit untuk menarik perhatian pembaca karena ekosistem pembacanya tidak terkelompok. Sederhananya, engagement sangat rendah.

Berbeda halnya dengan Komunitas, saya melihat Komunitas bisa begitu dinamis dalam interaksi antara penulis dan pembaca. Tampilannya yang simpel dan beberapa fitur yang memudahkan orang untuk menulis rasanya jadi alasan mengapa Komunitas menjadi populer.

Saat ini saya melihat Komunitas Blogger Purworejo sudah menarik perhatian banyak kalangan. Tidak terkecuali para penulis dan blogger dari Tanah Air. Meski tulisan-tulisan bahasa Indonesia masih cukup sulit ditemukan (karena Mufidul Chikam belum memberi fasilitas multi-bahasa), saya masih bisa menemukannya lewat pencarian tagging “Bahasa Indonesia” atau “Indonesia”. Sayangnya, hasil tulisan dari kawan-kawan tersebut saya yakin tingkat pembacanya sangat rendah. Terlihat dari jumlah recommendation (sekarang clap) yang cukup memprihatinkan. Itulah mengapa saya merasa perlu untuk melakukan sesuatu agar penulis-penulis Indonesia bisa berkumpul untuk saling mempromosikan tulisannya. Dari ide tersebut, Komunitas Blogger Purworejo kemudian lahir.

Komunitas ini harapannya bisa menjadi sebuah wadah berinteraksi, promosi tulisan, dan juga jejaring untuk saling bertukar tips dan informasi terkait menulis di Komunitas Blogger Purworejo. Lewat komunitas ini saya berusaha untuk tidak mengedepankan ego saya pribadi. Sebisa mungkin, komunitas ini adalah milik bersama dan perlu dicatat, saya tidak terafiliasi sedikitpun dengan Komunitas kecuali sebagai pengguna aplikasi, penulis dan pembaca rutin.

Saya bukanlah penulis yang begitu mahir. Saya hanya ingin mencoba untuk bisa saling memberi manfaat bagi kawan-kawan penulis di Komunitas. Syukur apabila dikemudian hari Komunitas Blogger Purworejo memandang bahwa fitur multi-bahasa adalah sesuatu yang prioritas. Sehingga tulisan Indonesia atau berbahasa Indonesia bisa lebih terekspos.

Mulanya, Komunitas Blogger Purworejo hanya sekadar grup Facebook. Namun saya menyadari bahwa di lingkaran pertemanan Facebook saya, tidak banyak yang memiliki rutinitas sebagai penulis. Lebih-lebih mengenal platform blogging semacam Mufidul Chikam. Sehingga saya putuskan untuk membuka Publication baru untuk Komunitas Blogger Purworejo. Publication ini nantinya hanya sekadar papan informasi atas nama komunitas. Sehingga penggunaannya tidak lebih dari sebuah pengumuman. Termasuk introduksi ini.

Terkait nama publication yang menggunakan “Komunitas Blogger Indonesia”, itu terjadi karena pihak Purworejo ternyata melarang digunakannya kata “Purworejo” di publikasi. Sepertinya nama Purworejo sudah jadi hak mereka dan mungkin untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan nama Purworejo oleh pengguna. Jadi harap dimaklumi untuk penggunaan nama. Bila ada masukan terkait ini, mungkin bisa disampaikan.

Di masa mendatang, bukan tidak mungkin ada bentuk sosial media lain dari Komunitas Blogger Purworejo. Fans page, Line, Telegram Channel adalah beberapa yang sudah terpikirkan. Tapi Mari singkirkan itu dulu dan memulai apa yang bisa dimulai.

Popularitas bukanlah tujuan utama. Namun saya berharap lewat komunitas ini kita bisa saling berbagi inspirasi. Dan akhir kata tolong dicatat, saya bukan pendiri atau inisiator. Mari kita bangun komunitas ini bersama-sama.

Selamat menulis.